Sekilas Perihal Olahraga Selam Scuba

Rabu, 31 Juli 20132komentar



Alasan Memasuki Dunia Bawah Air

Waktu anda tahu segi lain dari area kehidupan, segi area didalam air pada planet bumi ini, anda dapat coba turun ke bawah permukaan air serta memasuki segi kehidupan yang tidak sama yaitu dunia didalam air yang demikian indah semestinya berenang di sesuatu akuarium raksasa tanpa batas. seakan memandang alam bawah air yang unik dan mengagumkan serta cuma sedikit manusia di bumi ini yang dulu melihat serta mengalaminya dengan segera. sudah pasti, perihal ini dapat jadi pengalaman nyata yang bisa bikin perasaan anda lebih lengkap saat menikmati kehidupan sisi dari planet bumi ini.

Situasi lingkungan bawah air yang asing serta tidak sama dibanding situasi di darat bikin kita memerlukan peralatan spesial untuk beri dukungan kekuatan sepanjang menjelajahi lingkungan didalam air. sekurang-kurangnya gunakan fins ( kaki katak ), diving mask ( masker / kacamata selam ) serta snorkel ( pipa hawa ), kita bisa lakukan kegiatan selam di permukaan air yang dikenal dengan arti skin diving ( selam permukaan ). kegiatan ini juga dikenal dengan arti snorkeling yang mana dikerjakan pada kedalaman yang relatif dangkal. waktu penyelaman juga relatif terbatas serta bergantung pada tehnik kekuatan menahan nafas.

Bila pingin lakukan penyelaman lebih lama didalam air, maka kita membutuhkan perangkat s.c.u.b.a ( self contained underwater breathing apparatus ) serta peralatan pendukung selam yang lain yang perlu sesuai dengan keperluan serta macam kegiatan penyelamannya. perihal ini sudah pasti mewajibkan anda untuk lakukan latihan penyesuaian serta membiasakan diri saat menggunakan peralatan tersebut didalam air, disamping melengkapi diri dengan pengetahuan perihal dampak situasi lingkungan bawah air, dampak penyelaman pada fungsi tubuh & perihal spesial yang lain.

Dunia kegiatan selam di mana anda dapat berhimpun, ada didalam lingkup penduduk selam rekreasi serta olahraga. salah satunya terhitung produsen peralatan selam, toko serta supplier peralatan selam ( dive shop ), instruktur ( instructor ), organisasi penyelenggara pelatihan serta latihan selam ( dive center ), obyek wisata selam ( dive resort ), pengawas penyelaman / pemandu selam ( dive guide ), club selam, asosiasi selam, dan sebagainya, terhitung pastinya anda sendiri sebagai seorang calon penyelam.

Selam professional ( commercial diver ), penelitian serta selam tehnik ( technical diving ) tidak terhitung didalam lingkup penduduk selam rekreasi / olahraga. walau barangkali dengan tidak segera tetap terkait, tetapi batasan profesi serta pengawasan aktifitasnya amat jelas terpisah.

Sebenarnya, kegiatan selam memiliki kandungan efek yang bisa jadi beresiko bila dikerjakan dengan sembrono atau menyimpang dari prosedur yang tentunya. sudah pasti tanggung jawab untuk kurangi efek ini jadi keharusan dari semua pelaku penyelam didalam grup penduduk selam rekreasi / olahraga.

Anda sebagai calon penyelam, maka dapat ikuti progam pelatihan serta latihan selam yang mempunyai materi standar cocok jenjangnya, yakni 1-star diver / a1 / openwater diver serta berpredikat sebagai penyelam pemula. kursus ini dapat membekali materi pengetahuan serta latihan ketrampilan sebagai penyelam “skin & scuba”. selama program pelatihan, anda memiliki hak beroleh materi yang semestinya cocok standar umum yang berlaku serta di dampingi oleh instruktur possi dengan kwalifikasi mengajar yang tentunya.

Anda berkewajiban ikuti semua instruksi sepanjang pelajaran serta kursus yang berjalan. sertifikat selam dapat diberikan sesudah anda selesai ikuti pelatihan serta latihan selam dasar memenuhi semua kwalifikasi standarnya. meskipun sertifikat selam tidak mewajibkan anda untuk memperpanjang
periode berlakunya, yaitu amat disarankan untuk ikuti program penyegaran latihan skin & scuba diving.

Latihan penyegaran ini butuh dikerjakan bila kurun waktu 6 bln. sesudah anda terima sertifikat atau penyelaman paling akhir, anda tidak aktif didalam kegiatan penyelaman atau jarang lakukan latihan selam. latihan penyegaran baiknya dikerjakan berbarengan instruktur selam anda, hingga kekuatan serta pemahaman untuk keamanan serta kenyamanan diri anda dapat senantiasa terjaga.

Sesudah jadi penyelam bersertifikat, otomatis anda sudah ada didalam komune penduduk selam yang mempunyai hak untuk turut dan didalam kegiatan penyelaman, beli peralatan selam yang diperlukan, ikuti pelatihan serta latihan selam kelanjutan serta perihal yang lain. pengisian “log book” ( buku catatan penyelam ) mesti dikerjakan dengan berkepanjangan sebagai bukti kegiatan serta referensi situasi lokasi ataupun dokumentasi diri yang juga adalah catatan kisah penyelaman yang butuh dilihat berkenaan dengan segi medis ataupun prasyarat kwalifikasi pendidikan kelanjutan.

Tiap-tiap divemaster, dive guide atau organisasi penyelenggara kegiatan penyelaman dapat berwenang serta memiliki hak bertanya data-data pengalaman serta kekuatan anda sebagai sisi dari peran serta tanggung jawabnya didalam tindakan pencegahan untuk terus melindungi keselamatan serta kenyamanan kegiatan penyelaman.

Masalah Diri Sendiri

Tidak mengetahui kekuatan diri sendiri, gengsi, malu ajukan pertanyaan apalagi arogansi, serta senantiasa pingin lebih hebat dari yang lain yaitu sebagian sikap serta tingkah laku yang juga bisa menyeret pada situasi beresiko waktu penyelaman. sikap serta tingkah laku tersebut pastinya adalah masalah diri sendiri tak hanya daripada apa yang sudah di uraikan dengan detil dari bab-bab pada mulanya serta terangkum seperti berikut :

-Physik : Situasi tubuh yang kurang sehat ( un-fit ) yang dikarenakan diantaranya : kurang makan, kurang tidur, kurang istirahat, dan lain-lain.

-Mental : Kesiapan diri sendiri / kepercayaan diri sendiri, hingga menciptakan rasa ketergantungan pada orang lain atau menyembunyikan rasa takut dikarenakan malu yang selanjutnya bisa jadi panik mendadak bila tidak dapat menangani masalah.

-Pengetahuan Serta Ketrampilan : Karena diantaranya malu ajukan pertanyaan, malas melacak referensi, terhitung jarang lakukan latihan selam serta kurang terampil didalam penguasaan alat terlebih didalam perihal antisipasi medan.

-Tindakan Meminimalkan Efek : Untuk kurangi / hindari resiko-resiko pada berlangsungnya satu situasi yang tidak di idamkan, maka tindakan-tindakan yang perlu di ambil untuk kegiatan penyelaman yang safe :

-Be Fit : Memiliki fisik serta mental yang mantap. perihal ini didapat dari latillan-latihan olah fisik yang teratur.

-Get Good Training : Pengetahuan teori saja tak lagi cukup tanpa dibarengi latihan-latihan yang benar serta teratur. pelajari & cermati materi pelatihannya tersebut dengan prosedurprosedurnya dan ketentuan-ketentuan saat melakukan kegiatan penyelaman yang safe.

-Have Good Equipment : Rawatlah peralatan-peralatan anda. periksakan dengan teratur serta optimis fungsinya bekerja sebelum saat anda mengawali satu aktivitas penyelaman.

-Never Dive Alone : Menyelamlah senantiasa berbarengan dengan buddy anda. janganlah dulu menyelam sendirian.

-Know The Diving Area : Ketahui tempat penyelaman sebelum saat anda menyelam. bila menyelam di satu area yang baru, baiknya mintalah panduan serta informasi dari penyelam setempat atau dari penyelam yang dulu menyelam di tempat tersebut.

-Use A Boat Or Float : Pergunakanlah senantiasa benda-benda apung. perihal ini amat mutlak sebagai pengamanan yang cepat. janganlah lupa kibarkan senantiasa bendera selam dilokasipenyelaman supaya orang lain bisa tahu aktivitas penyelaman di tempat tersebut.

-Plan Your Dive : Rencanakanlah penyelaman anda cocok dengan prosedur serta kesepakatan sebelum saat menyelam. jangan sampai menyelam melampaui batas-batas yang sudah ditentukan.

-Be Ready For Emergency : Rencanakanlah atau bersiap untuk satu tindakan situasi darurat. pelajari beberapa cara penyelamatan, pertolongan pertama dan beberapa cara berikan pertolongan pernafasan atau cpr. bawalah senantiasa perlengkapan p3k.

-Be Ware Of Breathing Holding : Bila anda menyelam gunakan scuba, bernafaslah dengan teratur, jangan sampai menahan nafas pada saat naik. bila anda lakukan skin
diving, jangan sampai lakukan hyperventilasi terlalu berlebih.

-Keep Track Of Your Buddy : Jagalah jarak anda dengan buddy anda. kerjakan komunikasi sesering barangkali sepanjang anda menyelam.

-Get Medical Attention : Bila anda rasakan / berlangsung satu kelainan sepanjang atau setelah menyelam, segera periksakan diri anda ke dokter

-Take A Safety Stop Before Surfacing : Bila anda menyelam memakai scuba, senantiasa lakukan safety stop sebelum saat nampak ke permukaan / mengakhiri setiap penyelaman.

-No Drug & Alkohol : Jauhi minuman mengandung alkohol atau pemakaian obat terlarang dikarenakan dapat membahayakan diri waktu menyelam.

-Neutral Bouyancy At All Times : Upayakanlah bouyancy anda senantiasa netral, dikarenakan penguasaan teknik ini berikan kenyamanan serta kesenangan didalam maneuver penyelaman.

-Enter & Exit With Care : Waspadalah serta perhatikanlah sekeliling anda sebelum saat masuk kedalam air atau waktu keluar dari air.

-Verify Your Buddy Equipment : Senantiasa memeriksa peralatan buddy anda sebelum saat menyelam. perihal ini amat menolong supaya tidak berlangsung hambatan atau rintangan waktu penyelaman.

Problema Alam

Kedinginan : Yaitu sistem kehilangan panas tubuh sampai terlalu berlebih ( hypothermia ). hilangnya kesadaran dengan tiba-tiba, apalagi kematian mendadak bisa segera berlangsung sesudah seorang penyelam terjun ke air yang dingin. penyelam yang terlampau lama menyelam di air dingin bisa bikin hilangnya kesadaran apabila suhu tubuh turun di bawah 27c. penurunan suhu selanjutnya bisa menyebabkan berhentinya pernafasan serta jantung sampai kematian.

-Pada Suhu 33-35c : Tubuh dapat menggigil dengan hebat serta koordinasi fungsi gerak alami penurunan dilanjutkan dengan kemungkinan tenggelam apabila ada masalah yang tidak dapat diatasi sendiri. penyelam yang kedinginan lebih gampang menderita penyakit dekompresi sesudah penyelaman didalam ( deep diving ). sistem kehilangan panas tubuh bisa dipacu oleh pola pernafasan ( konveksi ), gerakan di air ( konduksi & kerapatan air ) dan penguapan ( sisi tubuh di permukaan. bila masuk didalam air dingin ( di bawah 21c ) berkeadaan telanjang, maka kehilangan panas tubuh dapat berlangsung sebesar 1-3c cuma didalam sebagian waktu.

-Kepanasan / Terbakar : Biasanya dikarenakan sengatan matahari ( sun burn ) yang bisa menyebabkan pingsan dikarenakan hilangnya cairan tubuh yang terlalu berlebih, yang dimaksud dehidrasi. dehidrasi dikarenakan terpapar panas juga membawa pada situasi yang lebih kronis yakni heat stroke yang sudah dibicarakan di bab iv.

-Situasi Medan : Yaitu menyangkut situasi lingkungan penyelaman yang di pengaruhi oleh pergantian arus, kejernihan air yang merubah visibility, cii-ciri tempat entry serta exit, dan seterusnya. perihal menyangkut
medan sudah dibicarakan pada awal bab ini terhitung sebagian bahaya / masalah dari mahluk air.

sumber : rhesadarojat.wordpress.com
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

15 Desember 2015 02.41

Wah, untuk yang suhu 33-35 itu memang kita bisa sampai mengigil kah? bukannya kalau kita ada di ruangan ber-AC aja itu bisa sampai dibawah 20 derajat celcius suhunya. Mohon penjelasan ya min, ora mudeng aku'ne :D Thank min :)

12 Februari 2016 11.26

terimakasih informasinya, scuba diving makin kesini emang makin populer yaa

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Portal Renang dan Selam Terlengkap di Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger