Menyelam Dengan LiveAboard (LOB)

Senin, 09 September 20130 komentar

Bagaimana lalu juga perjalanan dng langkah live-aboard yaitu yg sangat logis utk menjelajahi banyak titik menyelam dengan sekalian. terlebih utk lokasi yg sukar dijangkau, tersebar, serta jauh dari daratan. paket penyelaman layaknya ini memanglah lebih mahal dari pada pilihan generik yang lain namun absolut bahwa live aboard ( LOB ) bisa membawa anda menyambangi serta menyelami pulau-pulau kecil yg tersebar satu persatu, terlebih utk lokasi yg luas dng banyak titik menyelam. sebut saja diantaranya layaknya di taman nasional teluk cendrawasih, di taman nasional komodo, alor serta selat pantar, taman nasional Teluk Tomini, Bunaken, Derawan, serta Raja Ampat.

Utk beberapa penyelam, live aboard ( LOB ) yaitu yang dimimpikan yg butuh terwujud. waktu di mana paket penyelaman dikerjakan di laut jauh dari daratan dng pengalaman lebih dekat serta pribadi dng kehidupan bawah laut. titik menyelam dapat jadi demikian eksklusif cuma untuk anda serta grup. walau demikian, live aboard tidaklah petualangan yg murah lantas anda butuh cermat memilah serta menentukan operator penyedia jasa-nya.

Bukan hanya itu saja, diri anda juga butuh disiapkan dng baik, dimulai dari fisik yg sempurna, siap kehilangan tanda selular ( terlebih koneksi internet ), serta mabuk laut ( walau selanjutnya dapat punya kebiasaan ). biasanya mereka yg mengambil keputusan mengambil paket perjalanan live aboard maka cukup mempunyai satu tujuan didalam benaknya, yakni cuma menyelam ! selanjutnya sedikit perihal lain bisa dikerjakan, jika utk makan, tidur, serta bercengkrama, disamping itu tak ada, cuma menyelam ! jelasnya ini yaitu skenario yg sudah teruji kandungan kesenangannya.

Di antara pilihan live aboard di Teluk Cendrawasih yaitu kapal temu kira yg dimiliki sesuatu tour operator diving bernama grand komodo dng home base di bali serta sorong ( Papua Barat ). kapal ini telah kerap hilir mudik di taman nasional dng perairan terluas di Indonesia itu. saat ini di akhir bln. juli 2012, kapal kayu berjenis phinisi bercat putih tersebut meniti jarak sekira 130 mil dari Manokwari ke kwatisore utk mengantar 12 penyelam yg pingin bersua hiu paus, yakni bintangnya di taman nasional teluk cendrawasih. berenang berbarengan ikan terbesar di muka bumi itu tentunya yaitu yang dimimpikan fantastis kian lebih apapun yg dikira.

Beberapa penyelam yg berlayar didalam live aboard tersebut menggunakan semakin banyak waktu sepanjang 6 hari di laut dng menyelam, lantas istirahat, lantas makan, lantas tidur, lantas menyelam lagi, ini lalu terus diulangi tiap-tiap hari. saat bangun dari kabin area tidur lantas menengok ke jendela di segi kapal maka titik menyelam telah menunggu. bersiap utk keceriaan meruah serta mata berbinar saat terjun ke bawah air dng serasi keindahan didalam keheningan yg memikat.

Waktu lonceng besi berbunyi di belakang kapal maka itu tandanya tubuh dapat kembali basah terjun ke bawah laut. sekian waktu setelah selesai serta naik kembali ke kapal utk mengeringkan tubuh maka makanan lalu tersaji. sesudah menyantap hidangan anda cuma butuh duduk enjoy di kursi sambil bercengkrama berbarengan rekan ( rekan baru mungkin saja ) lantas angin laut lalu tanpa sadar sanggup menidurkan anda sampai terbangun seakan dari mimpi didalam mimpi.

Kapal temu kira mempunyai dua tiang tinggi utk layar serta mesin 1. 700 cc ( 8 silinder ) memiliki bahan bakar solar. kecepatan maksimalnya 8 knot serta apabila layar dikembangkan dapat meraih 10 knot. kapal berumur sekira 18 th. ini dilengkapi 2 buah motor boat yg berdampingan di ujung depan kapal. kapal kayu oleh-oleh orang ara yg tinggal di pegunungan ini adalah mahakarya luar biasa himpunan dari banyak batang pohon ( kayu besi ) dimulai dari sisi depan sampai ke buritannya. sekali lagi dibuktikan bahwa kearifan lokal orang nusantara sebagai pengarung lautan sudah teruji di abad serba moderen ini.

Temu kira, di ambil dari BHS Flores yg berarti lumba-lumba. kapal ini sesungguhnya berjenis kapal muat barang namun lantas dibeli oleh grand komodo serta disulap jadi kapal spesial wisata Bahari. kapal ini seperti hotel terapung di mana wisatawan bisa menginap ( live-aboard ) dng nyaman terhitung service kuliner yg memuaskan. temu kira dapat menyimpan 12 tamu dng 6 kamar serta tiap-tiap utk 2 orang. kapal ini cukup nyaman serta bersih dng sarana dapur, area berbarengan yg ber-ac. telah pasti kapal handal ini dilengkapi peralatan lengkap utk diving. kru kapal ini ada 8 orang serta umumnya waktu lakukan trip diving dapat memasukkan 3 orang pemandu dari tour operator serta terkadang dibarengi 1 orang ranger dari sesuatu taman nasional jika itu dibutuhkan. kapal temu kira melengkapi 3 kapal yg dimiliki tour operator diving grand komodo yg bermarkas di Bali serta sorong.

Yaitu Abu Bakar, pria asal Bima, NTB ini sudah menahkodai temu kira sejak 10 th.. pria berumur 56 th. itu memanglah telah sejak kecil bersahabat dng laut. Kapten Abu Bakar dibantu Juru mudi zunaedi mengemudikan kapal ini. ada juga koki handal dari toraja bernama rian yg teratur serta sigap menghidangkan makanan selepas penyelam naik dari bawah laut. disamping itu, ada juga teknisi mesin kapal, yakni sony serta Agus, dan penjaga mesin kompresor, yakni Igo, driver motor boat, yakni Hans, serta Alwi yg bertugas menjaga kabin serta restoran. keberangkatan live aboard saat ini juga ditemani perwakilan dari taman nasional teluk cendrawasih, yakni Asep. dari grand komodo sendiri grup ini dipandu Johny, Tedy, serta Aran.

Perjalanan bermalam serta melakukan aktivitas diatas kapal serta laut yaitu pengalaman yg mengasyikan. sedikit menjemukan namun cepat terobati saat penghuni bawah laut membukakan fantasi anda sampai mata lalu butuh sedekat panjang jari telunjuk utk mengamatinya. walau demikian, lagi-lagi dari seluruh pengalaman yg tak lagi terlupakan yaitu pertemuan dng hiu paus, ikan raksasa di teluk Cendrawasih. berhubungan dng mereka sungguh pengalaman yang bisa dibanggakan serta dikisahkan sampai anak cucu. tak terlalu berlebih dikarenakan memanglah ikan raksasa itu sangat mengagumkan terlebih utk ada cuma berjarak sejengkal atau oops ! hiu paus itu sendiri yg mengibaskan ekor serta siripnya pada tubuh anda seakan pingin mengajak bermain. yakinlah, dari sekian banyak pengarungan bawah laut di mana lalu maka pertemuan serta hubungan dng ikan raksasa ini tetaplah juaranya. takan dulu terlupakan !


sumber : indonesia.travel
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Portal Renang dan Selam Terlengkap di Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger