Apa Saja Gangguan pada Kulit yang Dapat Terjadi Karena Air Kolam Renang

Minggu, 26 Oktober 20140 komentar

Berenang dapat dijadikan hobi yang positif untuk dilakukan semua kalangan. Dengan melakukan hobi tersebut, banyak manfaat yang dapat diperoleh, salah satunya adalah untuk membakar lemak pada tubuh. Tidak semua orang memiliki kolam renang pribadi rumah, jadi untuk menyalurkan hobi, banyak orang yang melakukan renang di tempat umum. Namun, apakah Anda pernah berfikir bagaimana kondisi kulit Anda ketika berenang di tempat umum dan dalam keadaan kolam renang outdoor? 
Apa Saja Gangguan pada Kulit yang Dapat Terjadi Karena Air Kolam Renang

Salah satu hal negative yang dapat Anda peroleh jika melakukan hobi Anda tersebut adalah adanya gangguan yang terjadi pada kulit. Seperti yang kita ketahui, bahwa beragam orang yang melakukan olahraga renang, tentu saja segala macam bakteri dapat masuk ke dalam air. Selain bakteri, tentu saja adanya bahan kimiawi yang digunakan pada air, salah satunya adalah kaporit. Bahan tersebut biasa digunakan pada kolam renang agar air selalu tampak jernih.
Tak banyak yang tau jika ternyata kaporit dapat mengakibatkan beberapa gangguan pada kulit. Gangguan yang pertama adalah ruam kulit. Jika Anda pernah merasakan gatal setelah berenang, bisa jadi Anda terkena pengaruh negative zat kaporit. Ruam pada kulit akan mengakibatkan kulit menjadi merah dan juga gatal. Jika hal tersebut dibiarkan terus menerus dan Anda selalu menggaruknya, maka kulit Anda akan menjadi rusak. Apabila kulit Anda tergolong kulit yang sensitive, maka kulit Anda dapat berdarah dan mengalami kerusakan yang parah. Gangguan yang kedua adalah kulit akan terlihat menghitam akibat efek negative sinar UV. Ketika Anda berenang, suhu pada kulit harus berbeda dengan suhu pada sinar matahari, sehingga, kulit akan menjadi terbakar.
Gangguan yang ketiga adalah kulit menjadi kering dan pecah-pecah. Jika Anda sering berenang, mungkin kulit Anda akan sedikit berbeda dengan ketika Anda tidak berenang. Kulit akan terasa kering bahkan terlihat pecah-pecah. Hal tersebut disebabkan karena zat kimia yang terus menerus diserap oleh kulit. Pengendapan zat tersebut akan mengakibatkan kulit kekurangan nutrisi, seperti vitamin E yang berfungsi membuat kulit menjadi lembab dan juga kenyal. Itulah beberapa gangguan yang dapat terjadi pada kulit yang sering terkena air di kolam renang.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Portal Renang dan Selam Terlengkap di Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger