Renang Gaya Samping

Jumat, 04 November 20160 komentar


Renang gaya samping merupakan renang dengan menggunakan bagian sisi samping dari tubuh. Renang gaya samping ini tidak termasuk renang yang di jadikan kompetisi atau lomba, oleh karenanya hal tersebut menyebbabkan renang ini kurang begitu dikenal. Oleh karena renang ini menggunakan sisi samping tubuh dan membutuhkan gerakan asimetris dari anggota gerak tubuh, maka renang ini bisa terlihat cukup aneh bagi yang pertama kali melihatnya. Namun walaupun demikian, mengetahu dan mempelajari renang gaya samping ini dapat menambahkan beberapa variasi gaya renang untuk sebagai pengetahuan ataupun untuk di praktekkan langsung di kolam.
Posisi tubuh (posisi awal)

Untuk posisi awal, tubuh mengapung dengan menggunakan salah sati sisi samping tubuh sebagai dasarnya diikuti kedua kaki di buka melebar seperti membuka gunting. Bagian lengan yang berada di dalam air, diluruskan atau diregangkan ke depan melewati kepala(lengan tersebut sesuai dengan sisi samping yang menjadi sisi dasar terbawah dari tubuh). Sedangkan lengan pada sisi sebaliknya dipertahankan atau dijaga secara rilek tetap berada di sisi samping tubuh bagian atas secara rapat.  Posisi ini dipertahankan sebagaimana posisi menyamping hingga dilakukan siklus berenang maju.
Posisi kepala
Kepala perenang harus simetris atau sejajar dengan tulang belakang perenang dan kepala berbalik sedikit ke sisi samping tubuh yang berada di atas. Pada akhirnya, posisi kepala akan spseerti salah satu sisinya akan berada di air (yakni sisi samping yang terbawah), yaitu daerah telinga dan pipi. Sedangkan bagian wajah lainnya berada di atas permukaan air. Hal ini akan membentuk posisi kepala yang seperti sedang beristrahat dengan tidur menyamping di atas bantal. Hal ini dapat memungkinkan perenang untuk melakukan proses pernapasan dengan mudah  saat berenang.

Gerakan lengan
Dalam gaya renang samping, kedua lengan bergerak secara bersamaan, namun gerakan yang dilakukan berbeda. Dalam hal ini kita sebut saja sisi lengan yang berada pada bagian bawah merupakan lengan yang terdepan, dan lengan yang berada pada sisi atas merupakan lengan yang di belakang.
Dalam memulai siklus renang, lengan yang terdepan berada pada posisi lurus memanjang ke depan dengan posisi bagian telapak tangannya menghadap ke bawah. Sedangkan lengan sisi sebaliknya atau lengan yang di belakang hanya mengikuti gerakan dan berada di sisi samping tubuh yang merupakan sisi teratas.

Gerakan lengan saat berenang
Lengan terdepan dari perenang menyapu atau mengayuh mundur dengan melakukan gerakan setengah melingkar. Pada saat itu, posisi telapak tangan mendorong air ke belakang, dengan irama gerakan menyapu (mengayuh) pertama ke bawah menjadi mengayuh ke belakang, lalu mengayuh ke atas, dan berakhir mengayuh ke dalam. Pada akhir fase ini, tangan perenang berada di depan dada perenang, dengan posisi telapak tangan memutar ke atas. Gerakan ini merupakan gerakan fase pendorong pada lengan terdepan.

Untuk lengan yang di belakang, bergerak maju ke depan (posisi tubuh tetap menyamping) dengan melipat bagian siku ke depan. Secara simultan tangan bergerak ke depan menyusuri tubuh hingga sampai kedua tangan bertemu di depan dada (posisi kedua lengan saat ini sama terlipat di bagian siku). Idealnya pada posisi saat ini kedua telapak tangan perenang saling berhadapan antara lengan yang terdepan dan lengan yang di belakang. Gerakan pada fase ini bukan merupakan gerakan pendorong maju bagi lengan yang di belakang.

Gerakan lengan melebar dan kembali ke posisi awal
Lengan yang terdepan bergerak maju dalam garis lurus ke depan, lalu posisi telapak tangan berputar dari menghadap keatas mnejadi menghadap ke bawah. Gerakan ini bukan merupakan gerakan fase pendorong dari lengan terdepan.

Untuk lengan yang di belakang, lengan ini bergerak membuat gerakan setengah melingkar, dimana telapak tangan bergerak ke belakang bawah, lalu kemudian ke belakang atas, sampai  lengan perenang sepenuhnya sudah kembali memanjang lurus dan rileks pada sisi bagian samping dari sisi tubuh teratas. Gerakan ini merupakan gerakan fase pendorong bagi lengan yang di belakang.

Pada saat akhir gerakan, maka posisi tubuh sudah kembali menyerupai posisi awal. Pada tahap ini biarkan tubuh meluncur ke depan sebelum memulai siklus gerakan lengan secara berulang seperti pada awal.
Dalam melakukan gerakan lengan pada renang gaya samping, untuk sederhananya dapat di gunakan analogi ibarat memetik buah apel, misalnya:
-          Lengan terdepan perenang ibarat sedang memetik atau mengambi apel. Untuk lengan yang di belakang terletak pada sisi samping tubuh.
-          Lengan terdepan mengayuh (menyapu) ke belakang menuju dada ibarat membawa apel turun ke dada, lengan yang di belakang bergerak maju ke depan dada untuk mengambil apel. Pada saat di depan dada, apel berpindah dari lengan terdepan ke lengan yang di belakang.
-          Kedua tangan bergerak terpisah saling menjauh dari depan dada kembali ke posisi awal, tangan yang di belakang membawa apel ke bagian sisi samping bawah tubuh untuk ditaruh di keranjang.

Gerakan kaki
Pada renang gaya samping menggunakan gerakan kaki menggunting, dimana kaki bergerak secara bersamaan namun arahnya berlawanan, ibarat seperti gunting.
Kaki pada bagian sisi samping teratas bergerak maju di depan tubuh, dan pinggul serta lutut dijaga untuk menekuk secara bersamaan sampai kedua sendi (lutut dan pinggul) membentuk sudut kurang lebih 45 derajat.
Kaki pada bagian sisi bawah bergerak dengan arah yang berlawanan dari sisi atas dimana sendi panggul membentuk sudut lebih dari 90 derajat, hingga kaki yang paling bawah tamppak seperti terlipat hampir menyentuh bokonng.

Pada tahap selanjutnya kedua kaki bergerak menutup, ibarat menutup gunting. Pada kaki atas bergerak menutup kembali menuju sumbu lurus terhadap tubuh sehingga bagian betis dan telapak kaki secara efektif mendorong air. Untuk kaki bagian bawah juga melakukan gerakan menutup dengan mebuat kembali menjadi sumbu lurus tubuh sehingga bagian tulang kering dan bagian punggung kaki melakukan dorongan pada air. Kedua kaki dijaga tetap lurus memanjang pada saat kembali ke posisi awal. Pada fase ini biarkan tubuh meluncur sebelum memulai siklus gerakan baru.

Kordinasi gerakan antara lengan dan kaki
Pada awalnya, kordinasi antara lengan dan kaki akan terasa sulit mengingat tubuh melakukan gerakan asimetris. Pada saat melakukan gerakan, lengan atas dan bagian atas lutut bergarak dalam arah yang sama pada waktu yang sama.
Lengan dan kaki membuat gerakan menekuk atai melipat pada saat yang sama dan juga menjadi lurus memanjang pada saat yang sama pula. Pada saat posisi awal, kedua lengan dan kedua kaki pada posisi lurus memanjang, setelah itu tangan perenang melakukan gerakan menekuk/melipat bertemu di depan dada perenang dan pada saat yang sama pula kaki juga dalam posisi tertekuk (pada sendi pinggul dan liutut) membuka.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Portal Renang dan Selam Terlengkap di Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger